Tag Archives: pendidikan matematika

07Dec/17

Janji Matematika untuk Masa Depan

Tulisan oleh Dr. Kadek Adi Wibawa, S.Pd., M.Pd.

Mengapa harus belajar matematika? Tentu saja, pada tahap-tahap dasar, saat kita belajar perhitungan dasar seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian, tak terlalu sulit bagi kebanyakan kita untuk memahami alasan dari mempelajari semua itu. Kita membutuhkan kemampuan-kemampuan perhitungan sederhana semacam itu agar kita bisa menghitung secara tepat berapa jumlah uang yang harus kita keluarkan saat membeli 2 kilogram beras, berapa total ongkos perjalanan kita dari rumah kita ke tempat tujuan yang mau kita capai, berapa uang kembalian yang harus kita terima jika kita membeli 5 meter kain dengan menggunakan uang 100 ribuan dan sebagainya. Intinya, dalam kehidupan sehari-hari, ada sekian banyak konteks di mana kemampuan-kemampuan berhitung sederhana semacam itu sangatlah dibutuhkan, dan mau tidak mau harus menguasainya agar kita tidak tertipu dalam kehidupan kita. Tapi bagaimana dengan perhitungan-perhitungan seperti sinus, limit, logaritma, dan sebagainya? Untuk apa kita harus belajar semua itu?

Secara aktualisasi di lapangan (sesuai pengalaman penulis) memang hal-hal mengenai tujuan kita mempelajari matematika secara keseluruhan tidak pernah menjadi signifikan untuk disampaikan oleh guru ataupun dosen yang mengajar di bidangnya. Hal ini yang menjadikan paradigma negatif tentang matematika semakin kuat, yang dimana matematika hanya sebatas bahasa symbol yang abstrak dan sulit untuk di cari korespodensinya di dalam kehidupan nyata.

Keterbatasan informasi atau keterpura-puraan dari para pendidik tentang masa depan apa yang bisa matematika janjikan bagi siswa atau para pelajar yang sedang atau berniat untuk terjun di bidang matematika juga menjadikan momok penghasut keapatisan, keragu-raguan, dan kurang motivasi di dalam menjalankan proses belajar mengajar. Dari refleksi pengalaman pribadi pula, penulis menyadari bahwa salah satu problem besar yang turut berperan dalam melemahkan tradisi pengetahuan di negeri ini ialah karena tak adanya wawasan mengenai masa depan macam apa yang bisa dicapai dengan menekuni bidang pengetahuan matematika. Continue reading